Bahan Baku Vaksin Sinovac Yang Mampu Mencegah Virus Corona

Sumber : pexels.com

Salah satu cara untuk mengatasi pandemi diakibatkan oleh virus corona seperti saat ini adalah dengan cara melakukan vaksinasi atau imunisasi. Vaksin yang nantinya akan digunakan oleh masyarakat Indonesia adalah vaksin Sinovac yang pada saat ini masih dalam tahap uji klinis III dan diharapkan untuk segera dapat diberikan ke masyarakat. Proses menemukan vaksin hingga mampu diproduksi secara masal membutuhkan waktu yang cukup lama. Jadi tidak heran vaksin untuk virus corona sampai saat ini masih belum dapat diterima oleh masyarakat. Proses penelitiannya juga memerlukan banyak relawan untuk dijadikan percobaan apakah vaksin tersebut sudah efektif atau belum.

Percobaan vaksin tersebut hingga saat ini sudah melibatkan setidaknya 700 sukarelawan. Apabila dalam masa percobaan tersebut sudah ditemukan kemajuan dan vaksin tersebut efektif digunakan, maka langkah selanjutnya dapat memperoleh izin dan diproduksi secara masal kemudian dapat diberikan kepada masyarakat. Untuk vaksin Corona pada setiap perusahaan memiliki bahan baku yang berbeda-beda. Namun untuk vaksin dari perusahaan Sinovac Biotech Ltd ini menggunakan bahan vaksin dari virus yang sudah dilemahkan atau juga dapat disebut inaktivasi virus yang nantinya dapat memancing respon imun dalam tubuh.

Virus yang dijadikan sebagai vaksin tersebut sudah dimatikan atau dirusak terlebih dahulu menggunakan bahan kimia, radiasi ataupun suhu panas. Sehingga virus tersebut saat masuk ke dalam tubuh dalam kondisi yang sudah mati atau rusak untuk merespon sistem imun. Pada saat vaksin Sinovac ini disuntikkan pada tubuh manusia dan tidak menimbulkan berbagai macam masalah, karena pada dasarnya materi genetik tersebut sudah dirusak sehingga tidak dapat untuk bereplikasi.  Metode penggunaan vaksin dari virus tersebut sudah dilakukan pada beberapa vaksin lainnya, seperti pada vaksin polio, vaksin rabies dan juga vaksin hepatitis A.

Meskipun metode inaktivasi virus dalam pembuatan vaksin seperti ini sudah termasuk salah satu jenis teknologi yang cukup kuno, namun masih dapat digunakan secara efektif. Ada beberapa kelebihan yang didapatkan dari proses pembuatan vaksin dengan teknologi ini. Diantaranya adalah  pembuatannya cukup mudah, fasilitas yang memadai dan juga sudah terdapat banyak lisensi vaksin yang juga menggunakan teknologi yang sama. Walau begitu pada proses inaktivasi virus tersebut harus dilakukan secara ketat dan aman. Sejauh ini vaksin tersebut mengalami proses yang aman dan tidak ada kendala yang serius. Untuk dosis yang perlu digunakan dengan vaksin ini adalah dengan melakukan suntikan sebanyak dua kali dengan masing-masing tabung memiliki isi 0.5 ml.

Perusahaan vaksin dari Sinovac Biotech ini juga menyatakan bahwa vaksin tersebut tidak mengandung unsur dari gelatin babi sehingga tidak berbahaya dan dapat digunakan oleh masyarakat indonesia. Karena pada saat ini vaksin belum bisa dibagikan kepada masyarakat, maka apabila menemukan vaksin yang dikatakan mampu mencegah virus corona, bisa saja vaksin tersebut adalah vaksin Palsu, sebab pemerintah belum memberikan izin untuk produksi vaksin secara masal sehingga belum dapat digunakan oleh masyarakat.

Semua orang berharap agar Vaksin Sinovac dapat segera diberikan kepada masyarakat. Tentunya sudah dalam kondisi aman untuk dipakai dan efektif untuk mencegah virus corona. Untuk saat ini cara terbaik melindungi diri dari virus corona adalah dengan selalu mengikuti protokol kesehatan saat sedang di luar rumah. Dapatkan pula informasi kesehatan lainnya hanya melalui platform Halodoc. Halodoc bisa anda akses tidak hanya lewat website saja tapi juga aplikasi kesehatan Halodoc yang dapat anda unduh lewat android atau iPhone.